Penyebab Kematian Anak Kambing, Perhatikan 9 Faktor Ini Sebelum Kerugian!

Dalam ternak kambing tidak benar satu yang wajib diwaspadai adalah kematian anak kambing atau cempe baik masih di dalam kandungan, pra sapih dan sapih. Berdasarkan information Kementerian Pertanian angka kematian pada anak kambing dan domba menggapai angka 10 hingga 50 persen. Angka ini lumayan tinggi dan jika tidak di antisipasi dari awal pasti membuat kerugian yang besar bagi peternak mengingat harga 1 ekor cukup mahal bahkan beberapa orang mencari modal membeli domba menggunakan sbobet online. Untuk bisa menghimpit angka kematian anak kambing dan domba fase pra sapih sedikitnya ada 9 faktor yang wajib dipahami supaya kematian cempe bisa ditekan supaya kurangi resiko kerugian di dalam ternak kambing dan domba.

9 Faktor Penyebab Kematian Anak Kambing

Induk Kambing Kesulitan Melahirkan

Kesulitan indukan kambing kala melahirkan bisa disebabkan sebagian factor, terasa tulang pinggul yang kecil, bobot lahir yang terlampau besar (biasanya gara-gara perkawinan siang ) dan posisi janin tidak normal. Ketiga fakor selanjutnya bisa membuat kematian pada anak kambing, apalagi induk kambing juga bisa mati. Oleh gara-gara itu sebagai peternak cakrabet wajib menyadari keadaan indukan yang hamil dan indukan yang masuk kategori diatas kala sistem meahirkan pelu mendapat pertolonngan untuk menghimpit angka kematian baik anak maupun induk.

Jumlah Anak Kambing yang Dilahirkan

Jumlah anak sekali lahir atau litter size yang tinggi bisa menambah resiko kematian anak kambing. Rata-rata anak kambing melahirkan 1-2, jika udah di atas 2 maka masuk di dalam kategori litter size tinggi. Hal ini gara-gara makin lama banyak anak yang lahir maka bobot bayi akan rendah dan produksi susu induk tidak mencukupi. Nah jika dibiarkan anak kambing akan kekurangan susu dan bisa membuat kematan.

Sifat Keindukan (mothering ability)

Beberapa indukan kambing / domba ada yang memeiliki karakter tidak berkenan mengasuh anaknya, apalagi hingga tidak berkenan menyusui anaknya. Indukan yang tidak punya karakter keindukan ini bisa berakibat fatal bagi anak kambing dan bisa membuat kematian.

Faktor Genetik

Faktor genetik ini terjadi gara-gara in-breeding atau perkawinan sekerabat. Perkawinan ini bisa membuat rendahnya kapabilitas hidup. Keadaan ini berhubungan dengan meningkatnya homosigositas gen-gen refresif dari karakter yang tidak cukup baik gara-gara perkawinan sekerabat. Bahkan dampak dari in-breeding ini bisa membuat sifat-sifat tidak cukup baik, terasa dari bobot lahir hingga kelainan genetik, penyakit bawaan seperti scabies pada anak kambing atau cacat tubuh.

Pengaruh Iklim / Cuaca

Kondisi cuaca yang lumayan ekstrim layaknya terlampau panas atau terlampau dingin bisa merubah Kesehatan anak kambing, sedangkan untuk indukan bisa merubah produktifitas susu. Bahkan dari hasil penelitian, anak kambing yang berada di suhu hawa yang rendah dan berkelanjutan bisa membuat kematian hingga 30%.

Bobot Lahir Anak Kambing

Bobot lahir anak kambing merupakan faktor mutlak pada kematian anak kambing. Bahkan dari penelitian 60-84 % energi hidup anak kambing dipengaruhi oleh bobot lahir. Bobot lahir rendah pada anak kambing adalah dibawah 1 kg.

Managemen Pemberian Pakan

Management dukungan pakan yang tidak tertib dan nutrisi seadanya pada indukan kambing yang bunting dan laktasi bisa membuat rendahknya bobot anak dan rendahnya produktfitas susu indukan.

Perawatan Anak Kambing

Perawatan anak kambing periode pra-sapih yang tidak cukup baik akan mempertinggi angka kematian. Jika anak terlambat mendapat kolostrum (susujolong), membuat anak lemah dan ringan terserang penyakit. Kondisi kendang dan kebersihan kambing juga berperan mutlak di dalam perawatan anak kambing yang diberitakan oleh Pragmatic Slot Perawatan setelah kelahiran merupakan hal yang terlampau mutlak untuk dilakukan gara-gara dari peneitian melaporkan bahwa 70% kematian anak pra sapih terjadi pada usia 1-6 hari.

Infeksi Penyakit

Anak kambing pra sapih terlampau rentang terserang penyakit layaknya mencret dan cacingan. Penyakit selanjutnya biasanya gara-gara faktor makanan dan kebersihan kandang kambing. Kedua jens penyakit selanjutnya jika tidak diatasi secara cepat bisa membuat kematian pada anak kambing.

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *