Cara Membudidayakan Ulat Sutra

Mungkin pada mulanya Anda cuma mengenali satu tipe ulat sutra saja bukan? Ulat sutra yang awam dikenali banyak orang merupakan ulat sutra pemakan daun murbei atau Bombyxmoril dari perusahaan judi online. atau yang diketahui dengan sebutan ulat sutra putih, melainkan hakekatnya masih ada loh ulat sutra tipe lainnya yang mungkin belum Anda kenal.

Salah satunya merupakan ulat sutra emas atau yang mempunyai nama latin Cricula trifenstrata. Ulat sutra emas ini juga mempunyai berjenis-jenis manfaat binatang ternak bagi kehidupan manusia. Ulat sutra emas malahan disinyalir mempunyai poin yang di pelajari ilmu dalam bertani dengan mudah lebih tinggi dibanding ulat sutra putih.

Cara Membudidayakan Ulat Sutra

Ulat sutra emas ini akan memberikan hasil serat kain yang lebih bagus, betul-betul porous atau gampang meresap air atau peluh, bendung panas, anti kuman, tak menyebabkan gatal, bewarna menarik, dingin ketika diaplikasikan, tak luntur dan lebih lembut. Seperti halnya metode budidaya caing sutra, senantiasa ada peranan bibit untuk mengawali pelaksanaan sebuah budidaya. Hakekatnya “bibit ulat sutera” betul-betul susah ditemukan. Itu sedikit orang yang menjalankan pembudidayaan kepada ulat sutra emas dan jumlahnya kecil ketika ini.

Teknik Dalam Membudidayakan Ulat Sutra

Ngengat sutra atau ulat murbei ialah salah satu serangga dari tipe ulat yang dari sisi ekonomi mempunya poin yang betul-betul tinggi. Karena ulat ini yakni ulat satu-satunya penghasil serat atau benang sutra. Adapun makanan ulat sutra ialah daun murbei. Kecuali daun murbei ulat sutra tak akan memakannya. Dalam perkembangan menjadi ulat, karenanya telor ulat sutera memerlukan waktu sekitar 10 hari untuk menetas. Sesudah menetas yang kemudian menjadi ulat karenanya akan menyusun kepompong mentah. Nah, kepompong mentah ini yang nantinya akan dipintal menjadi benang sutra sepanjang 300 meter hingga dengan 900 meter. Serat atau benang sutra yang dipintal mempunyai diameter sekitar 10 mikrometer.

Hal yang cukup mengagetkan dari ulat sutra ialah dalam hal makanan. Dapat dikatakan bahwa ulat sutra termasuk tipe ulat yang betul-betul rakus dalam hal makanan. Ulat ini akan makan sepanjang hari bagus itu siang ataupun malam. Dan ini dijalankannya semata-mata untuk tumbuh dan berkembang lebih pesat. Adapun hal yang perlu dikenal bahwa ulat sutra mengalami empat fase ganti kulit. Seandainya warna kulitnya kekuningan dan lebih ketat ini menggambarkan bahwa ulat sutra akan seketika membungkus diri dengan berubah menjadi kepompong.

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *